Abdul Chaer lahir di Jakarta. Ia memperoleh gelar sarjana pendidikan dari IKIP Jakarta tahun 1969. Mengikuti post graduate study dalam bidang linguistic pada Rjiksuniversiteit Leiden, Belanda tahun 1976-1977. Sekarang menjabat sebagai lektor kepala pada IKIP Jakarta dalam mata uliah Linguistik Umum, Sematik, dan pembinaan Bahasa Indonesia. Karyanya dalam bidang bahasa yang telah diterbitkan antara lain, Kamus Dialek Jakarta, Kamus Idiom Bahasa Indonesia, Buku Materi Pokok Kebahasaan II, Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia, Penggunaan Imbuhan Bahasa Indonesia, Penggunaaan Preposisi dan Konjungsi Bahasa Indonesia, Pengantar Semantik Bahasa Indonesia, dan Gramatika Bahasa Indonesia.
About Me
- boxy.co.id
- Balikpapan City Surf,!! TKJung Center, Orang Utan's house, East Borneo., Indonesia
- Just call me Mawel.. -_-''
Biodata Orang Penting
Abdul Chaer lahir di Jakarta. Ia memperoleh gelar sarjana pendidikan dari IKIP Jakarta tahun 1969. Mengikuti post graduate study dalam bidang linguistic pada Rjiksuniversiteit Leiden, Belanda tahun 1976-1977. Sekarang menjabat sebagai lektor kepala pada IKIP Jakarta dalam mata uliah Linguistik Umum, Sematik, dan pembinaan Bahasa Indonesia. Karyanya dalam bidang bahasa yang telah diterbitkan antara lain, Kamus Dialek Jakarta, Kamus Idiom Bahasa Indonesia, Buku Materi Pokok Kebahasaan II, Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia, Penggunaan Imbuhan Bahasa Indonesia, Penggunaaan Preposisi dan Konjungsi Bahasa Indonesia, Pengantar Semantik Bahasa Indonesia, dan Gramatika Bahasa Indonesia.
Biodata Orang Penting
FARIDA OETOYONama Frida Oetoyo akan selalu terkait dengan tari balet. Dia juga dijuluki maestro balet Indonesia. Gelar itu tak serta-merta nemplok di pundaknya. Ini buah kerja keras dan disiplin dalam sebuah realitas hidup yang serba sulit.
Farida yang terlahir di Solo pada 7 Juli 1939 itu adalah buah hati pasangan seniman R. Oetoyo Ramelan dan Maria Johan Margaretha, wanita berdarah Belanda. Ayahnya adalah pegawai tinggi Departemen Luar Negeri, yang menjadi duta besar di beberapa Negara Asia dan Eropa. Inilah yang menyebabkan Farida besar di luar negeri dan mengenal balet.
Ketika kecil, ia menyukai balet dan belajar di Ballet Fine Arts of Movement asuhan Willy Blok Hansen di Singapura. Lantas karena orang tuanya pindah tugas, dia pun belajar di Royal Academy Dance di Canberra, Australia.
Malang tak dapat dijebak, ayahnya meninggal karena penyakit jantung ketika dia berusia 14 tahun. Nasib keluarga pun berubah drastic karena mereka harus berjuang untuk hidup. Kendati begitu, semangat Farida remaja untuk belajar balet tetaplah menggebu. Untunglah, Farida mendapat beasiswa balet ke Rusia di Akademi Balet Bolshoi, Moskow, tempat yang sangat terkenal dingan balet klasiknya.
Kasih

Kasih itu sabar
kasih itu murah hati
ia tidak cemburu.
Ia tidak memegahkan diri
dan tidak sombong.
Ia tidak melakukan
yang tidak sopan
dan tidak mencari
keuntungan diri sendiri.
Kasih…
Ia tidak pemarah dan
tidak menyimpan
kesalahan orang lain.
Ia tidak bersukacita
karena ketidakadilan,
tetapi karena kebenaran.
Ia menutupi segala sesuatu,
percaya segala sesuatu,
mengharapkan segala sesuatu,
sabar menunggu
segala sesuatu.
Langganan:
Postingan (Atom)